Paradiso Tersembunyi Tanah Pasundan

Green Canyon berada di Cijulang, Jawa Barat, yang berjarak sekitar 285 km dari Jakarta (31 km dari Pantai Pangandaran).

Tempat ini merupakan sekelompok gua, dengan stalagtit dan stalagmit yang tersembunyi di balik tebing-tebing hijau — mungkin itulah mengapa dinamakan Green Canyon, pelesetan dari Grand Canyon di Amerika Serikat. Orang setempat biasa menyebutnya Cukang Taneuh.

Untuk menuju ke gua, Anda harus menuju dermaga dan membeli tiket. Bila pergi pada saat hari libur (apalagi akhir pekan yang panjang), bisa dipastikan Anda harus menunggu beberapa jam hingga mendapat giliran menaiki perahu menuju gua.

Perahu-perahu wisata yang dioperasikan adalah milik masyarakat setempat, namun diatur oleh pemerintah kabupaten. Satu perahu dapat mengangkut hingga lima penumpang dengan harga sewa Rp 75.000. Bila ingin berenang di gua, Anda dapat menyuruh awak perahu menunggu, tentu dengan biaya tertentu.

Mereka akan meminta Rp 100.000 untuk seharian penuh, namun tentunya Anda tidak akan menghabiskan satu hari di sana. Tawarlah, mungkin Anda bisa mendapatkan Rp 80.000 di musim liburan dan Rp 50.000 ketika sedang sepi pengunjung.

Masing-masing perahu selalu menyediakan pelampung untuk penumpangnya, sehingga bila Anda kurang pandai berenang, jangan terlalu khawatir. Para pelancong biasanya juga memanfaatkan batu-batu gua untuk melompat ke air yang jernih.

Tempat ini masih bebas polusi, pemandangannya pun indah.

Apabila Anda tidak suka berenang, Anda dapat memanfaatkan waktu menikmati pemandangan, juga mengambil gambar. Sebelum pintu masuk gua, terdapat sebuah dermaga kecil yang biasanya digunakan oleh perahu untuk menunggu. Di sana ada beberapa pedagang yang menjual minuman dan makanan kecil.

Salah satu kekurangan dari Green Canyon adalah pemeliharaannya yang masih kurang baik, mungkin karena tempat ini merupakan objek wisata yang relatif baru. Di sini, hanya ada tiga toilet dan sebuah mushola kecil, padahal pada saat liburan pengunjung dapat mencapai hingga ratusan orang.

Namun, penduduk setempat mengambil untung dengan cara menyediakan kamar-kamar kecil dan tempat sholat yang lebih layak, hanya dengan tarif Rp 2.000. Tempat parkir yang ada di seberang dermaga cukup luas, dengan biaya Rp 3.000 untuk sehari penuh.
Di sekeliling area parkir terdapat deretan warung yang menjual nasi dan ikan bakar serta kelapa muda. Mungkin Anda juga ingin menikmati makanan lokal seperti lotek, karedok dan rujak tumbuk. Selain harganya murah, sangat cocok untuk mengisi perut setelah lelah bermain di gua!


Berperahu melewati tebing-tebing di kawasan Green Canyon. Kredit foto: Tempo/Aditya Herlambang Putra.

Menuju Green Canyon

Dengan mobil pribadi, dari Jakarta Anda dapat melalui tol Cipularang menuju Bandung. Keluar tol di Cileunyi, ikutilah jalan Ciawi-Nagreg menuju Tasikmalaya. Sebelum Rajapolah, Tasikmalaya, beloklah ke kanan dan ambil rute Ciamis-Banjar. Dari sana Anda akan melihat tanda-tanda yang menunjukkan arah ke Pangandaran. Waktu tempuh Jakarta-Cijulang 6-7 jam.

Apabila Anda akan menempuh perjalanan dengan kendaraan umum, dari Terminal Kampung Rambutan, PO Budiman menyediakan bus jurusan Pangandaran. Dari Grogol dan Tangerang juga ada beberapa bus yang melayani rute ini. Sesampainya di Pangandaran, Anda harus berganti bus yang menuju Cijulang. Terminal Cijulang berada sekitar 1 km dari Green Canyon.

Selain jalur darat, terdapat pula penerbangan Jakarta-Pangandaran melalui Bandung sehari sekali dari maskapai Susi Air. Anda sebaiknya memesan tiket jauh-jauh hari.

Informasi lainnya

Lebih baik Anda menyiapkan uang tunai yang cukup, karena ATM terdekat berada sekitar 1 km dari Green Canyon — di Bank BRI tepat di seberang kantor kecamatan Cijulang. Penduduk lokal yang saya temui mengatakan, mesin tersebut sering kehabisan uang tunai.

Bila hal itu terjadi, Anda akan terpaksa menempuh sekitar 4 km untuk mendapatkan mesin ATM berikutnya. Tentu Anda tidak ingin ini terjadi bukan?

Para pengunjung juga dapat melakukan body rafting di sekitar Gua Kelelawar. Aktivitas ini dikelola oleh para awak perahu bekerjasama dengan karang taruna desa setempat. Katakan pada awak perahu  bahwa anda ingin melakukan body rafting dan mereka akan mengantar anda ke tempatnya. Waktu yang dibutuhkan sekitar 3-4 jam dan tentu saja dengan biaya tambahan

Tidak ada akomodasi di sekitar Green Canyon. Hotel paling dekat adalah di Panireman Riverside bibir sungai menuju ke Pantai Batu Karas, sekitar 15 menit dari Green Canyon.

 

Cr : Olenka Priyadarsani via yahoo!travel

Lima Tempat untuk Liburan Sendiri di Asia

Meski orang sering bepergian sendirian untuk bekerja, mereka jarang mendatangi tempat baru untuk berekreasi atau berpetualangan tanpa rombongan. Lima tempat di bawah ini bisa mengubah semua itu.

Pantai, kota atau bahkan pegunungan, benua seperti Asia layak Anda jelajahi sendiri – bukan hanya untuk membanggakan diri di depan teman-teman, tetapi juga untuk pengalaman lebih variatif yang bisa Anda dapat sepanjang jalan. Lima tempat di bawah ini memiliki sejarah dan budaya yang kaya sehingga Anda tidak akan mencari rombongan tur.

1. Bali, Indonesia

Terkenal karena pantai-pantainya, Bali adalah liburan musim panas yang sempurna bagi siapa pun-baik sendiri atau dalam kelompok. Pejalan tunggal tidak akan merasa terisolasi sedetik pun di pulau ramah wisatawan di Indonesia ini – Anda mungkin akan terlalu sibuk menikmati pantai atau hiking.

Baik Anda sedang mencari perjalanan untuk istirahat dan bersantai atau mencari petualangan menyelam dan trekking di hutan, Bali memiliki semua itu.

Yang harus Anda lihat atraksi: Pura Ulun Danu Bratan (Candikuning), kuil suci Hindu-Buddha  yang dibangun pada abad ke-17, dikelilingi oleh Danau Bratan. Dibangun untuk memuja Dewi Danu, dewi air, orang-orang banyak datang ke sini untuk berharap mendapat air selama setahun.

Perjalanan sendiri selalu memiliki beberapa risiko, jadi pastikan keamanan perjalanan Anda sebelum merencanakan datang ke pulau yang indah ini.

2. Bhutan

Kerajaan Bhutan, karena terjepit di antara Cina dan India, jadi sering dilupakan. Negara ini pernah menjadi berita utama karena menjadi lokasi pernikahan selebritas Hong Kong Tony Leung dan Carina Lau.

Sebuah negara yang mayoritas penduduknya menganut Buddha, kerajaan Bhutan bertengger tinggi di kisaran Himalaya dan memilih untuk tetap menjadi surga tersembunyi. Hanya sedikit orang yang dapat mengaksesnya.

Dengan kebijakan pariwisata terkontrol, pemerintah Bhutan pada dasarnya ingin wisatawan untuk tidak mengambil apa-apa dari negara mereka, selain gambar, dan tidak meninggalkan apa-apa selain bekas kaki. Semakin sedikit orang yang menemani Anda pergi ke sana, akan lebih mudah – sehingga tempat ini menjadi tujuan ideal untuk pejalan tunggal.

Yang harus Anda lihat: Dochula (Punakha, Bhutan) merupakan lokasi ideal untuk melihatpanorama pegunungan Himalaya tanpa halangan apa pun, terutama pada hari-hari musim dingin yang cerah.

3. Hong Kong

Hong Kong adalah versi Asia dari New York (tapi dengan transportasi antarpulau yang lebih baik). Kota ini tidak pernah tidur. Budaya penuh semangat dan kesibukan tinggi di Hong Kong menantang wisatawan untuk mengikuti ritme itu. Jadi mengapa pergi sendirian ke Hong Kong? Sederhana, Anda akan terburu-buru untuk menjelajahi sebuah kota yang menawarkan begitu banyak.

[Hong Kong saat tengah malam]

Lawan hiruk-pikuk Hong Kong sendirian daripada harus berdebat dengan teman perjalanan Anda untuk tujuan berikutnya. Makan, berbelanja, dan melihat-lihat pemandangan dengan ritme Anda sendiri.

[Sepuluh liburan impian orang kaya Hong Kong]

Yang harus dilihat: The Peak, tempat Anda bisa melihat 360 derajat panorama Hong Kong dan terletak 428 meter di atas permukaan laut. Mulailah perjalanan Anda dengan trem The Peak yang legendaris (Garden Road 33, Central, Hong Kong, 中 环 花园 道 山顶 缆车 总站), dan kemudian berjalan turun kembali melalui jalur berjalan kaki di gunung setelah dari teras terbuka. Waktu terbaik untuk mengunjungi: jam 6 sore, untuk melihat matahari terbenam Hong Kong.

4. Mongolia

Meskipun terkurung antara dua negara dengan kekuatan besar – Rusia dan Cina – Mongolia masih tetap nomaden di hati dan dalam tradisi. Dengan kepadatan penduduk terendah di negara merdeka, kekosongan yang megah di Mongolia membawa wisatawan lebih dekat ke alam serta dengan penduduknya yang nomaden.

Tempat yang sempurna untuk penggemar alam luar, Mongolia memiliki dataran luas yang ideal untuk menunggang kuda dan memiliki yurt-yurt khas kaum nomaden bagi mereka yang menginap dalam perjalanan. Salah satu dari sedikit tempat terakhir di Asia yang (relatif) masih belum terjamah oleh pariwisata, Mongolia menawarkan kesempatan sejati untuk kembali dalam waktu dan hidup dengan cara yang sederhana, meski hanya beberapa hari.

Yang harus dilihat: Khövsgöl Nuur (atau Хөвсгөл нуур, Khövsgöl Nuur) dikenal sebagai Mutiara Biru Mongolia, danau air tawar terdalam di negara ini. Daerah sekitarnya adalah taman nasional, menyediakan kegiatan berkuda serta memancing untuk wisatawan.

5. Singapura

Singapura adalah tempat yang harus dikunjungi setiap orang saat pertama datang ke Asia. Salah satu bulan terbaik untuk mampir adalah Juli, saat berlangsungnya festival makanan dan Great Singapore Sale menarik pembeli dari seluruh Asia Tenggara – waktu yang tepat untuk mencicipi masakan lokal mereka dan belanja sampai puas (bebas pajak untuk wisatawan).

Selain memiliki percampuran budaya yang kaya antara Cina, Melayu dan India, Singapura juga merupakan salah satu negara terbersih dan teraman di Asia – sempurna untuk perjalanan tunggal. Negara kota ini juga membanggakan diri memiliki bandara peringkat teratas – bahkan jika Anda terdampar di sana saat bepergian sendiri, Anda tidak akan bosan.

Yang harus dilihat: Resorts World Singapore dengan juru masak berbintang Michelin, Joël Robuchon, serta Universal Studios dan kasino.

 

Cr : Esther Cheng via yahoo!travel

Taman Laut Terbesar di Indonesia

Inilah kecantikan Raja Ampat yang mulai termasyhur itu. Terdiri dari 1500 pulau dan atoll, serta empat pulau besar, Raja Ampat menyimpan terumbu karang terlengkap di dunia. Belum lagi perairannya. Dengan air sebening kaca, dari tebing dengan ketinggian 100 meter, ikan-ikan di bawahnya pun bisa terlihat jelas.

Raja Ampat pun menjadi rumah bagi berbagai spesies burung cendrawasih, maleo, nuri, kakatua serta beragam anggrek.

Menyelam adalah aktivitas favorit bagi mereka yang pergi menuju taman laut terbesar di Indonesia ini. Lihatlah foto-foto keindahan Raja Ampat di bawah ini:


Foto: Dok. True Love


Foto: Dok. True Love


Foto: Dok. True Love


Foto: Dok. True Love


Foto: Dok. True Love


Foto: Dok. True Love


Foto: Dok. True Love

Foto-foto di atas diambil selama pengambilan gambar film ‘True Love’ yang akan tayang di bioskop mulai 1 Juli 2011.

 

Cr : yahoo!travel

Sepuluh Pulau dengan Pantai Terbaik di Asia

Untuk mencari kedamaian tropis, pantai dengan hamparan pasir akan menjadi pilihan. Apalagi jika pantai tersebut terletak di pulau yang juga tenang. Setelah melihat berbagai pulau di kawasan ini, para penulis kami telah mengidentifikasi 10 pantai yang bisa disebut terbaik di Asia. Beberapa pantai indah ini letaknya terpencil dan belum berkembang, sementara yang lain sudah terbiasa memanjakan pengunjung dengan penginapan mewah. Tapi semuanya menawarkan kualitas kesurgaan yang dicari.

Dari Malaysia sampai ke Maladewa, Asia memiliki banyak sekali pulau-pulau eksotis, negara kepulauan dan pantai-pantai legendaris. Banyak dari pulau-pulau ini yang juga menawarkan atraksi selain pantai dan penginapan mewah. Di sini, kami bepergian ke 10 negara untuk menampilkan pulau-pulau incaran, hamparan pasir yang berbatasan dengan hutan hujan dan terumbu karang, termasuk petunjuk kapan waktu yang tepat untuk berkunjung, apa yang bisa Anda lakukan, tempat untuk menikmati liburan, makanan enak serta tempat menginap terbaik.

BAI SAO
PHU QUOC, VIETNAM

Butuh kesabaran untuk sampai di Bai Sao, atau biasanya dikenal sebagai Star Beach. Tapi kesusahan Anda akan terbayarkan. Pantai ini terletak di tenggara Phu Quoc, pulau terbesar di Vietnam. Sekitar 50 km dari pulau utama, di Tanjung Thailand-Bai Sao, pasir-pasir lembut akan menjorok ke perairan yang dangkal dan berwarna hijau-biru dan hangat sepanjang tahun.

Tempat menginap Terlepas dari beberapa pondok pantai, Bai Sao belum berkembang. Meski begitu ada beberapa penginapan nyaman di dekat situ. Di pantai barat Phu Quoc, yaitu Duong Dong, terdapat La Veranda. Jarak tempat ini hanya empat kilometer dari Bai Sao, sehingga mudah dicapai dengan sepeda atau taksi. Di kamar-kamarnya terdapat balkon pribadi, kipas angin, dan lantai keramik berdekorasi. Di sayap utama resort ini terdapat restoran berangin dengan pemandangan ke laut.

Yang bisa dilakukan Pesta hidangan laut panggang di restoran kecil di sepanjang Bai Sao setelah berenang di air laut yang hangat. Untuk kegiatan yang lebih aktif, sewa sepeda dan pergilah ke desa Ham Ninh, tempat berbelanja mutiara dan kecap ikan yang membuat desa ini terkenal. Menyelam di antara terumbu karang yang dangkal di sini tak perlu tangki udara, tapi ada beberapa tempat menyewa pakaian menyelam di pulau ini. Hiu bambu juga sering terlihat di pinggir pantai.

Kapan pergi Muson datang ke pulau ini antara Juni dan November. Hindari musim hujan dan datanglah saat musim kemarau, ketika suhu berkisar antara 30°C.

GODELLAWELA BAY
SRI LANKA

Pantai Godellawela yang tampak sempurna, terlihat dari resort Amanwella. Foto: Amanwella.Terletak di pantai selatan Sri Lanka, oleh orang lokal, Pantai Godellawela disebut Pantai Mimpi. Di pantai ini, terdapat pasir putih yang memanjang, gelombang rendah, dan air sejenih kristal sepanjang mata memandang. Di pinggir pantai, terdapat pohon kelapa dan tebing berbatu-batu, menjadikan kawasan ini salah satu teluk paling tertutup di pulau.

Tempat menginap Pemandangan indah tersedia lewat salah satu dari 30 kamar di Amanwella. Tinggallah di tempat tidur di teras pribadi sebelum masuk ke suite–bayangkan keeleganan khas Aman lengkap dengan jendela-jendela besar dari lantai ke atap dan furnitur kelapa-kayu serta kipas angin. Restoran resort ini menawarkan ikan segar tangkapan harian mereka di atas kolam sepanjang 47 meter.

Yang bisa dilakukan  Waktu seperti tak ada artinya di Amanwella, tempat tidur dan ayunan tidur banyak terlihat sepanjang perjalanan menuju pantai. Tapi pemandangan di pantai tak kalah indahnya, ada penyu yang menetaskan telurnya di sini tiap musim semi. Lebih jauh lagi, ada gajah, burung-burung eksotis dan harimau yang berkeliaran bebas di Taman Nasional Uda Walawe.

Kapan pergi Matahari Sri Lanka bersinar paling terang dari November sampai April.

PANTAI KENTING
TAIWAN

Pantai ini terletak di ujung selatan Taiwan dan dikelilingi oleh perkebunan tebu, pisang dan pohon kelapa, serta hutan hujan. Pantai Kenting adalah lokasi liburan yang populer. Tapi jika Anda datang di waktu yang tepat, pantai ini bisa menjadi milik Anda sendiri.

Tempat menginap Kenting Chateau Beach Resort memiliki tiga sayap dengan tema masing-masing; kamar-kamar di Marbella Hall dan Positano Hall yang bergaya Italia memiliki pemandangan ke laut dan balkon privat. Makanan laut adalah bintang utama di empat restoran di resort ini, sementara Barbados Beach Bar hanya beberapa meter dari pantai dan tempat sempurna untuk melihat matahari terbenam.

Yang bisa dilakukan Dari mengamati burung sampai naik banana boat, waktu di Pantai Kenting akan terisi penuh. Para penyuka burung akan menikmati Taman Nasional Kenting di pinggir Danau Lungruan. Sepanjang Oktober, ribuan burung elang muka-kelabu dan alap-alap Cina melewati kawasan ini. Jika Anda gatal beraktivitas seru, cobalah paralayang, sepeda gunung atau menyelam.

Kapan pergi Para peselancar pasti tidak ingin melewatkan gelombang yang terjadi antara November sampai Maret. Dengan berlalunya angin muson, bulan-bulan ini cocok untuk penyelaman dan snorkeling. Airnya sejernih kristal dan kerumunan turis sudah berkurang. Hindari musim panas, saat suhu udara naik dan pantai terlalu penuh dengan orang yang berlibur dari Taipei dan Kaohsiung.

PANTAI LANDAA GIRAAVARU
ATOLL BAA, MALADEWA


Di Maladewa, resort Four Seasons menghadap ke pantai pribadi, Landaa Giraavaru. Foto dari Four Seasons.

Lautan warna azur yang mengelililingi pulau seluas 18 hektare di Atoll Baa ini menjadi berwarna-warni karena ikan giru dan oriental sweetlips. Tempat ini bisa dicapai dengan penerbangan pesawat kecil selama 45 menit dari bandara internasional. Dari sekitar 1190 pulau terumbu karang Maladewa, Landa Giraavaru adalah yang paling romantis karena warna pasir dan bentuknya yang berubah dari matahari terbit hingga terbenam.

Tempat menginap Para tamu bisa menginap di Four Seasons Resort Maldives Landaa Giraavaru, inilah satu-satunya akomodasi di pulau tersebut. Di sini, mereka bisa melihat ikan-ikan berseliweran di balik kaca sambil dipijat di spa-spa yang terletak di bawah laut. Ombak akan pecah di vila-vila karya arsitek Sri Lanka Ismail Murad, sementara di restoran terbuka Al Barakat, lampu-lampu bawah tanah akan menghibur para tamu yang menikmati couscous ayam dan kayu manis, chickpea, dan kismis serta berbagai hidangan Timur Tengah (mezzes)

Yang bisa dilakukan Mengikuti tur lepas pantai dengan salah satu dari enam biologis yang tinggal di resort tersebut, mereka bertugas mengamati perkembangan lebih dari 200 proyek terumbu karang yang akan memperluas laguna di pulau tersebut. Mereka yang suka snorkeling di Samudera Hindia bisa melihat ikan kupu-kupu dan ikan unicorn buntut putih, atau pakailah tanki udara dan menyelam bersama manta dan hiu.

Kapan pergi Waktu terbaik untuk melihat kehidupan bawah laut adalah antara Desember sampai April, saat laut paling jernih dan tenang. Manta dan hiu paus bisa dilihat dalam jumlah terbanyak dari Juli sampai November.

PANTAI LUHUITOU
PULAU HAINAN, CINA

Pulau Hainan terletak di provinsi paling selatan Cina, biasanya terkenal karena resort Pantai Yalong. Tapi di dekat situ terdapat Pantai Luhuitou merebut hati kami karena pasir putihnya yang tidak dikunjungi orang. Pantai di kaki bukit ini menawarkan perairan yang tenang dan jernih, serta beberapa lokasi penyelaman terbaik di pulau ini.

Tempat menginap Buka pada 2008, Banyan Tree Sanya Resort & Spa menawarkan 49 vila, masing-masing dengan kolam pribadi, taman lansekap, dan bak mandi di luar ruang. Dekorasinya minimal dan canggih dengan palet warna netral yang sesuai untuk kawasan tropis di sekitarnya. Empat restoran dan bar terbuka menghadap langsung ke Laut Cina Selatan, tempat perahu-perahu nelayan berkeliaran untuk mencari hidangan Anda berikutnya.

Yang bisa dilakukan Tempat ini tidak memiliki pusat penyelamannya sendiri, tapi Banyan Tree bisa mengatur ekspedisi scuba dengan cepat. Selain itu, maksimalkan tur-tur resort ke berbagai desa, atau bermain golf di Lapangan Golf Sanya Luhuitou dekat situ. Pulihkan tubuh di spa Banyan Tree yang luas, pengobatan tradisional Cina dipasangkan dengan fasilitas hidrothermal terbaru.

Kapan pergi Musim hujan akan datang di pulau ini antara Mei dan Oktober dan merubah pasir jadi lumpur. Waktu terbaik untuk berkunjung antara November sampai Maret, saat suhu berada di kisaran 20 derajat.

PANTAI NIHIWATU
SUMBA, INDONESIA

Pemandangan Pantai Nihiwatu dan resortnya di Sumba. Foto dari Nihiwatu Resort.Sekitar 400 kilometer timur dari Bali, di barat daya Pulau Sumba, pantai sepi ini menjadi tujuan populer para peselancar yang datang ke sini untuk menaiki ombak yang dikenal sebagai God’s Left. Tapi saat mereka selesai berselancar di sore hari, pantai sepanjang 2,5 km itu akan menjadi milik Anda.

Tempat menginap Resort Nihiwatu terdiri dari vila-vila yang menghadap ke laut, termasuk juga bungalow dengan tiga kamar tidur besar di atas bukit, lengkap dengan kolam pribadi yang menghadap ke Samudera Hindia. Kamar-kamar dengan atap ijuk dilengkapi dengan tekstil Sumba dan berbagai perlengkapan modern.

Yang bisa dilakukan Untuk menjaga keselamatan para peselancar, berlaku kebijakan keselamatan yang membatasi hanya boleh ada sembilan peselancar di laut. Sambil menunggu giliran, ada banyak hal yang bisa menghibur Anda, seperti aktivitas memancing (ikan yang paling banyak di sini adalah mackerel Spanyol, wahoo, dan trevally), snorkeling, scuba diving dan tur berperahu ke teluk-teluk Pantai Konda Maloba, sekitar satu jam ke selatan. Saat gelombang sedang surut, staf resort akan mengantar Anda ke desa-desa sekitar, sehingga Anda bisa berbincang dengan penduduk sekitar dan membeli suvenir indah.

Kapan pergi Waktu terbaik adalah saat bulan April sampai Desember, sesudah itu angin muson berhembus. Resort Nihiwatu tutup dari 10 Januari sampai 28 Februari.

 

PANTAI RADHANAGAR
PULAU HAVELOCK, INDIA

Satu dari sedikit tujuan wisata di Pulau Andaman di ujung India, Havelock menawarkan pantai putih impian yang didatangi 10 ribu turis per tahun. Para pengunjung akan mendapatkan dua kilometer pantai tanpa jejak kaki di sepanjang pantai barat Havelock. Radhanagar, secara tidak resmi dikenal dengan sebutan Pantai Nomor 7, tersembunyi di balik hutan hujan yang lebat, pohon kelapa muncul dari atas dedaunan hijau dan membayangi teluk-teluk jernih dengan dasar berpasir.

Tempat menginap Tempat menginap terbaik di pulau ini, Barefoot at Havelock, adalah resort tradisional yang meminimalkan dampak terhadap lingkungan sekitar. Ada 18 gubuk yang dibangun dari bambu dan pohon kelapa. Beberapa ada yang dilengkapi dengan pendingin udara, tapi cara terbaik untuk mendinginkan badan adalah dengan ikut kelas yoga Iyengar di air. Bahkan pejalan paling kawakan sekalipun bersedia membayar biaya lumayan besar untuk bisa berfoto di bawah laut dengan Rajan, gajah peliharaan resort berusia 58 tahun yang menggunakan belalai sebagai snorkelnya.

Yang bisa dilakukan Ikan lepu dan Napoleon banyak ditemukan di 15 titik penyelaman lepas dari Radhanagar. Para penyelam akan terhenyak dengan warna-warna dari taman terumbu karang di laguna ini, hanya beberapa meter dari pantai. Pengunjung juga bisa mengayuh kayak melewati hutan mangrove untuk mencari kadal dan buaya, trekking menuju hutan kanopi (habitat untuk 150 hewan dan spesies tumbuhan yang hanya ada di pulau ini), atau pergi melihat rusa di speanjang pantai saat matahari terbit.

Kapan pergi Sepanjang angin muson datang, antara Mei sampai Oktober, Rajan tidak akan menyelam. Untuk menghindari hujan dan melihat penyu menetaskan telur, datanglah antara Desember sampai Maret.

PANTAI SIARGAO
SIARGAO, FILIPINA

Pulau Siargao, sebuah pulau kecil sekitar 800 km tenggara Manila, adalah satu lagi tujuan rutin para peselancar. Ombak di Cloud 9, titik yang menawarkan ombak ganas lepas pantai ini, adalah yang terbaik di Filipina, dan pasir putihnya sangat halus seperti bubuk.

Tempat menginap The Kalinaw Resort adalah satu-satunya akomodasi mewah di pulau ini. Kalinaw (yang berarti ‘Damai’ dalam dialek Visayan) menampilkan serangkaian pondok yang didesain dengan lantai kayu, lengkap dengan akses wi-fi gratis dan pemandangan pantai.

Yang bisa dilakukan Jika Anda tidak sibuk bermain dengan gelombang Cloud 9, pergilah ke Gua Sohoton, di pinggir pantai berbatasan dengan hutan liar dan terdapat gua-gua yang setengah terendam air. Selain itu, mintalah pada resort untuk mengemas makanan piknik dan habiskan seharian mendayung di antara karang-karang dangkal.

Kapan pergi Ombak terbaik adalah antara Juli dan November, meski pada bulan-bulan ini bertepatan dengan musim angin muson. Untuk menghindari hujan, datanglah antara November sampai Mei.

PANTAI SUNRISE
KOH LIPE, THAILAND


Tempat tidur yang berdekatan dengan pasir di Idyllic Concept Resort di Koh Lipe. Foto dari Idyllic Concept Resort.

Koh Lipe adalah satu dari 51 pulau di Taman Laut Nasional Tarutao di Laut Andaman, lepas pantai barat daya Thailand. Pulau ini terkenal karena pasir dan lautnya. Salah satu dari empat pantai utama di pulau ini, Sunrise, mendapat keindahan dari terbitnya matahari pagi. Siluet pohon kelapa pun berbayang di sepanjang pasir lembut.

Tempat menginap Salah satu hotel terbaru di pulau ini, Idyllic Concept Resort terletak di tengah taman tropis, terdiri dari bungalow-bungalow yang menghadap Pantai Sunrise. Sekitar 16 vila yang ada di sini memiliki desain minimal, tapi memiliki kelengkapan modern seperti TV layar datar dan akses internet broadband.

Yang bisa dilakukan Pulau mungil ini mudah dijelajahi dengan berjalan kaki, tapi Idyllic juga bisa mengorganisir tur sepeda dan sepeda motor. Terumbu karang di sini penuh dengan kehidupan laut (tsunami pada 2004 tak memiliki dampak di sini), tapi para penyelam jangan melewatkan kesempatan untuk menjelajah Tarutao, taman laut pertama Thailand, dengan luas 1490 km persegi. Perairan ini adalah habitat lumba-lumba, paus, dan skeitar 25 persen dari spesies ikan tropis dunia.

Kapan pergi Waktu terbaik, dan tersibuk, untuk mengunjungi Koh Lipe adalah pada bulan Desember saat suhu relatif sejuk dan musim hujan sudah berlalu. Penyelaman akan optimal dilakukan pada Maret dan April, saat air tenang dan jernih serta jumlah turis sudah menurun. Setiap hari tersedia feri yang menghubungkan Koh Lipe dengan pulau-pulau di sekitarnya dari November sampai Mei, sementara pada Mei sampai November feri tersedia seminggu sekali.

PANTAI TELUK DALAM KECIL
REDANG ISLAND, MALAYSIA

Kamar mandi dengan pemandangan ke Resort Pantai Berjaya Redang di Malaysia. Foto dari Berjaya Redang Resort.Pantai berpasir lembut yang dikelilingi hutan tropis ini terletak di ujung utara Pulau Redang, lepas pantai timur Tanjung Malaya. Berendamlah di air kristal di laguna yang terlindung ini atau berenang ke Aziz’s Reef, sekitar 100 meter lepas pantai, dan Anda bisa menemukan kehidupan bawah laut yang meriah.

Tempat menginap Penginapan terbaik di pulau ini adalah vila-vila baru di bukit di Berjaya Redang Beach Resort, lengkap dengan patio pribadi dan pemandangan laguna yang sempurna.

Yang bisa dilakukan Sangat sulit untuk tidak bermalas-malasan di pantai, maka tariklah salah satu kursi malas, dan berlindunglah di bawah payung lebar. Selalu ada permainan voli dan Berjaya selalu bisa membantu penyelam dari berbagai tingkat pengalaman dengan alat penyelaman. Anda juga bisa berjalan ke hutan hujan di Pantai Teluk Dalam Besar, sama-sama indah dan lebih sering ditinggalkan orang.

Kapan pergi Kecuali antara November sampai Januari, saat angin muson menyerang, Redang biasanya selalu berlangit biru.

 

Cr : yahoo! travel

Mengapa Jalan-jalan di Indonesia?

Kalau ada yang bertanya kepada saya, “Mengapa sih harus jalan-jalan di Indonesia?” maka jawaban saya adalah, “Mengapa tidak?” Ada banyak alasan mengapa kita harus jalan-jalan di Indonesia. Di bawah ini saya tuliskan beberapa.

Semoga artikel ini dapat membuat Anda sepakat dengan saya: berjalan-jalan di Indonesia adalah wajib hukumnya.


Seorang perempuan di desa Sukopuro, Probolinggo, Jawa Timur berjalan melewati Gunung Bromo. Foto: AP/Trisnadi

Segala ada

Apa jenis wisata yang Anda cari? Wisata laut, gunung, budaya, belanja, atau flora dan fauna? Semua ada di Indonesia. Laut kita sudah tidak perlu diragukan lagi. Dunia bawah laut Raja Ampat, Wakatobi, Komodo dan Bunaken sudah terkenal di seluruh dunia.

Jenis pasir pantai apa yang Anda cari? Indonesia punya pasir putih bersih sehalus tepung juga merah muda berbutir-butir. Bagi pecinta gunung, Indonesia adalah negara dengan gunung berapi paling banyak di dunia. Ada banyak taman nasional bagi penggemar flora dan fauna.

Dengan beragam suku, etnis, agama dan kepercayaan, Indonesia punya keragaman budaya. Jakarta, kota dengan pusat perbelanjaan terbanyak, cocok buat yang hobi belanja. Gedung tua yang bersejarah, ada juga.


Sendratari di Candi Badut, Malang. Foto: Antara/Ari Bowo Sucipto

Ramah

Banyak orang mengatakan, orang Indonesia tidak lagi seramah dulu. Tetapi saya percaya bangsa Indonesia tetaplah salah satu bangsa dengan tingkat keramahan tertinggi di dunia. Bahkan di kota besar seperti Jakarta yang konon masyarakatnya individualis, orang Jakarta jauh lebih ramah dibandingkan negara lain. Kalau Anda tersesat di belantara kekusutan Jakarta, tidak perlu ragu bertanya. Pasti dibantu. Di negara lain? Belum tentu.


Pantai yang masih sepi dan belum terjamah turis ini terletak di Tanjung Setia, Lampung Barat, Lampung. Foto: Antara/Rosa Panggabean

Murah

Mahal/murah memang relatif. Jika Anda tinggal di Medan, misalnya, berjalan-jalan ke daerah Indonesia timur tentu lebih mahal dari negara tetangga. Tapi jangan lupa, ada harga ada rupa. Sering kali yang Anda bayar sebanding dengan yang didapat.

Melihat komodo, satu-satunya binatang purba yang tersisa, dan leyeh-leyeh di pantai berpasir merah muda jauh lebih asyik dan membanggakan ketimbang berfoto di depan menara kembar atau main di taman hiburan. Karya manusia tidak akan bisa mengalahkan karya agung ciptaan Tuhan, bukan?

Supaya murah, kunjungilah daerah yang dekat dengan tempat tinggal Anda, misalnya provinsi tetangga. Anda bisa juga memesan tiket promosi penerbangan murah dari  jauh-jauh hari.


Melihat lumba-lumba di laut lepas? Itu bisa Anda lakukan di Tanjung Kiluan, Lampung; Lovina, Bali; sampai di Raja Ampat, Papua. Foto: Antara/Rosa Panggabean

Lebih mudah

Yang dimaksud dengan mudah di sini bukanlah tentang menjangkau tujuan-tujuan wisata di Indonesia, melainkan soal bahasa dan budaya. Ke daerah mana pun Anda pergi di Indonesia, tentu Anda sudah dapat memperkirakan pantangan di daerah itu.

Makin terpencil suatu daerah, biasanya makin kuat adatnya. Pastinya Anda mampu mengira-ngira di mana Anda boleh memakai tank top, dan mana yang tidak. Karena kita masih sebangsa, bahasa tubuh maupun ekspresi lebih mudah dibaca sehingga kemungkinan salah paham dapat diperkecil.

Gengsi

Salah satu alasan orang Indonesia jalan-jalan ke luar negeri adalah karena gengsi. Padahal, kurang bergengsi apa kalau Anda sudah menjelajahi seluruh Indonesia? Sangat ironis jika orang Indonesia lebih sering jalan-jalan di negara lain tetapi tidak tahu betapa indahnya negeri sendiri. Masak orang asing lebih paham kecantikan negara kita? Gengsi, ah!


Berselancar dengan ombak setinggi ini bukan hanya Anda temukan di Bali, di Lampung pun bisa. Foto: Antara/Rosa Panggabean

Perbaikan kehidupan

Bila keadaan ekonomi Anda baik-baik saja dan merasa tidak peduli dengan kondisi ekonomi negara, sebaiknya Anda berpikir ulang. Kondisi ekonomi negara selalu mempengaruhi kondisi ekonomi penduduknya.

Dengan jalan-jalan di negeri sendiri, kita ikut memperbaiki kondisi ekonomi negara kita yang efeknya juga akan memperbaiki kehidupan kita. Mengapa bisa begitu?

Sebab, menghabiskan uang di negeri sendiri akan membuat uang tidak “kabur” ke luar negeri. Yah, ibaratnya uang dari kantong kanan pindah ke kantong kiri, nggak pindah ke kantong orang lain. Jika perekonomian bangsa membaik, kita juga yang untung, kan?

 

Cr : Trinity via yahoo!travel

Dari Jerman ke Bukittinggi

Penjajahan Belanda di Indonesia meninggalkan jejaknya di Bukittinggi. Kenang-kenangan itu berupa Jam Gadang yang menjadi ciri khas kota.

Jam ini dibangun pada 1926, sebagai hadiah dari Ratu Belanda kepada sekretaris kota. Hingga kini menara Jam Gadang masih menjadi bangunan tertinggi di Bukittinggi.

Jam Gadang dilengkapi lonceng besar di bagian atasnya. Di lonceng itu tertera pabrik pembuat jam: “Vortmann Relinghausen, I.W Germany”. Vortman adalah nama belakang pembuat jam ini, Benhard Vortmann. Recklinghausen adalah nama kota tempat mesin jam diproduksi di Jerman pada 1892.

Karena uniknya mesin jam ini, tidak ada montir yang bisa memperbaiki. “Jadi kalau rusak atau macet, kami perbaiki sendiri,” kata Yusrizal, satu dari empat petugas penjaga jam.Para penjaga tak pernah belajar memperbaiki mesin jam secara formal. Pengetahuan teknis mengenai jam ini diajarkan secara turun-temurun dan terbukti berhasil karena kerusakan kecil pada jam selalu berhasil diperbaiki oleh mereka.

“Kecuali saat gempa tahun 2007. Bandul jam sempat patah dan harus diganti,” kata Andre, petugas jaga yang lain. Gempa di Padang tahun 2010 juga membuat dinding menara retak, namun tak merusak mesin jam.

Andre dan Yusrizal sedang bertugas jaga siang, bergantian dengan dua orang petugas yang akan berjaga pada malam hari. Empat orang itulah yang melakukan seluruh pemeliharaan. Mereka bertugas merawat jam, menjaga keamanan, hingga menyapu lantai. Kecuali telah mendapatkan izin, pengunjung dilarang memasuki bagian dalam menara.

Bagian dalam menara terdiri dari beberapa tingkat. Tingkat paling atas adalah tempat penyimpanan lonceng. Mesin jam dan permukaan jam terletak pada satu tingkat di bawah. Menaiki tangga kecil ke atas cukup menguras tenaga. Tetapi perjuangan menaiki anak tangga itu tentunya terbayar.


Bagian dalam jam yang tak bisa dimasuki sembarang orang. Foto: Famega Syavira


Mesin jam yang keahlian memperbaikinya dipelajari secara turun-temurun. Foto: Famega Syavira

Dari atas menara, tampaklah kota yang dikeliligi tiga gunung: Singgalang, Merapi dan Sago.

Jam Gadang menjadi pusat penanda kota Bukittinggi. Acara-acara kota biasanya diselenggarakan di lapangan dekat menara ini. Salah satunya sebagai titik dimulainya etape ke-4 Tour de Singkarak pada 9 Juni 2011.

Tempat ini juga menjadi ruang interaksi favorit warga. Pada hari kerja pun lapangan di sekitar Jam Gadang tampak ramai. Anak-anak berlarian dan bermain dengan gelembung sabun, sementara orangtua mereka duduk-duduk di keteduhan. Sebuah ruang publik gratis yang seharusnya ada di setiap kota di Indonesia.

Cr : Famega Syavira Putri via yahoo!travel

TAKE OUT WILL FULL CREDITS

10 Wisata Bengkulu yang Wajib dikunjungi

1. Rumah Pengasingan Bung Karno

Rumah Kediaman Bung Karno, Salah satu yang tidak kalah pentingnya bangunan bersejarah yang baik untuk dikunjungi. Adalah Rumah kediaman Bung Karno, rumah yang terletak di tengah Kota Bengkulu, tepatnya di jalan Sukarno Hatta Kelurahan Anggut Atas kecamatan Gading Cempaka Kota Bengkulu.

Tahun pendirian rumah ini tidak dapat diketahui dengan pasti, rumah tersebut semula adalah milik seorang pedagang Tionghoa yang bernama Lion Bwe Seng yang disewa oleh orang Belanda untuk menempatkan Bung Karno selama diasingkan di Bengkulu.

Hingga sekarang ciri-ciri sebagai rumah Cina masih ada, yaitu lubang angin yang terdapat di atas jendela dan pintu bermotif huruf / ungkapan dalam bahasa Cina. Bung Karno yang memiliki nama kecil Kusno setelah diasingkan ke Endeh Flires sejak tahun 1934, kemudian dipindahkan ke Bengkulu pada tahun 1938.

2. Mesjid Jamik Bengkulu

Mesjid Jamik ini terletak di jalan utama kota Bengkulu dan merupakan kenang-kenangan dari Bung Karno semasa pengasingannya dan juga sebagai seorang arsitek, bangunan mesjid yang masih aktif dipergunakan ini memiliki atap berbentuk Limas dan menggambarkan perkawinan budaya lokal, budaya thionghoa dan budaya islam. Mesjid ini terletak di ujung jalan soeprapto tepat di pusat keramaian kota Bengkulu.

Mesjid ini berada pada ketinggian 20 m di atas permukaan laut. Berjarak 1,2 km dari Benteng Marlborough, dengan sudut kemiringan 112o (Darmansyah 2002). Pada abad XIX bangunan masjid  berbentuk sederhana dengan bangunan berbahan kayu dan beratap rumbia. Pada awal abad ke XX masyarakat membangun masjid tersebut menjadi lebih baik dengan cara swadaya. Bagian dinding diganti dengan tembok, dan bagian atap diganti dengan seng, sekaligus memperluas masjid tersebut.

Pada tahun 1938, bangunan masjid didesain ulang oleh Bung Karno yang biaya ditanggung oleh masyarakat sendiri. Bung Karno sebagai arsitek bangunan tersebut tidak merubah secara keseluruhan, hanya bagian-bagian tertentu saja yang dirubah dan ditambah. Bagian dinding masjid ditinggikan 2 meter, dan bagian lantai ditinggikan 30 cm. Bung Karno memberikan ciri khas pada bagian atap dengan membentuk atap limasan kerucut dengan memberikan celah pada pertengahan atap sebagai sentuhan arsitektur tersendiri. Pada beberapa bagian bangunan ditambah tiang dengan ukiran dan pahatan berbentuk sulur-sulur di bagian atasnya dan dicat dengan warna emas

3. Kampung Tua Cina Bengkulu

Kampung Cina terletak 190 meter di sebelah selatan dari Benteng Marlborough, pada titik koordinat 3o 47′ 15,9″ LS dan 102o 15′ 2,6″ BT. Berdasarkan data sejarah kawasan ini merupakan pemukiman Cina sejak masa Kolonial Inggris. Keterangan tersebut mendukung keberadaan tinggalan-tinggalan arkeologi di kawasan tersebut yang berupa rumah tinggal yang mempunyai arsitektur Cina.

Terhitung ada 20 buah rumah tinggal yang berarsitektur Cina di kawasan ini. Rumah-rumah tersebut umumnya memanjang ke arah belakang, bertingkat 2, dan beratap lengkung.

Terlihat juga rumah-rumah tersebut diberi hiasan terawangan yang terdapat di atas jendela yang berfungsi sebagai ventilasi sebagaimana umumnya pada arsitektur rumah Cina.

Kini kawasan pemukiman cina tersebut hampir berubah bentuk walaupun sebagian masih dipertahankan keasliannya. berikut adalah 2 foto yang menggambarkan pemukiman tersebut seiring dengan perubahan waktu.

untuk mempertahankan keidentikan dan kekhasan daerah pemukiman cina tersebut, pemerintah daerah bengkulu mendirikan sebuah gerbang bercorak cina di depan benteng Marlborough tak jauh dari pemukiman tersebut.

4. Rumah Fatmawati Sukarno

Fatmawati adalah seorang wanita yang berasal dari Bengkulu, namanya menjadi harum karena beliau adalah salah seorang istri Ir. Sukarno President Republik Indonesia yang pertama, yang juga ibu dari Megawati Sukarno Putri. beliau pula wanita yang menjahit dan mempersiapkan Sang Saka Bendera pusaka merah putih yang berkibar di hari proklamasi 17 Agustus 1945. Beliau menjadi istri sah Ir. Sukarno saat Ir. Sukarno diasingkan di Bengkulu Tahun 1938.

Saksi sejarah tersebut berupa sebuah rumah yang terletak di Anggut Kota Bengkulu, berjarak kira-kira 600 meter dari rumah Sukarno. Di rumah terdapat bermacam koleksi antara lain foto-foto Fatmawati, pakaian, mebel dan lain-lain.Karena letaknya di pusat kota, maka akses menuju bekas rumah kediaman Ibu Fatmawati, dan disekitar lokasi pun banyak disediakan Hotel sebagai akomodasi penginapan.

5. Tugu Hamilton

Hamilton adalah salah satu tentara Inggris yang gugur dalam sebuah pertempuran terbuka menghadapi perlawanan rakyat Bengkulu pada masa kolonialisme Inggris di Bengkulu.

Untuk mengenang kegigihan dan semangat patriotismenya yang tinggi maka Pemerintah Kolonial Inggris pada masa itu membangunkan sebuah monumen berbentuk semacam tugu di pesisir pantai Panjang Kota Bengkulu.

Tempat dimana monumen itu dibangun saat ini menjadi sebuah situs sejarah yang cukup penting hingga akhirya Pemerintah Daerah menempatkannya di titik tengah sebuah bundaran persimpangan arah jalan menuju berbagai situs dan kawasan objek Wisata di Kota Bengkulu. Mengingat patriotisme tentunya akan membuat anak cucu ‘Hamilton’ berbangga pada moyang mereka ini.

6. Makam Sentot Alibasyah

Sentot Alibasyah adalah seorang panglima perang pendukung Pangeran Diponegoro, pada perang Diponegoro (1825-1830). Setelah kekalahan Pangeran Diponegoro, Sentot dan para pengikutnya dimanfaatkan oleh Belanda untuk memerangi kaum Paderi di Sumatera Barat. Karena dianggap bersimpati terhadap perjuangan kaum Paderi, akhirnya Sentot Alibasyah dibuang hingga akhir hayatnya di Bengkulu. Makam Sentot Alibasyah berlokasi di Desa Bajak, Kecamatan Teluk Segara.

Makam ini terletak pada koordinat 03o 47l 20,7ll Lintang Selatan dan 102o 15l 48,4ll Bujur Timur. Pada masa kolonial Belanda letak makam ini berada agak di luar kota. Saat ini karena adanya perluasan kota, makam ini berada di dalam kota.

Pada makam Sentot tertulis tanggal pemakaman 17 April 1885. Makam ini berada di ketinggian 38 m diatas permukaan laut. Berjarak sekitar 1,2 km dari Benteng Marlborough dengan sudut kemiringan 94o. Bangunan cungkup makam Sentot Alibasyah bergaya bangunan “tabot” dan memiliki keistimewaan, yaitu di dalam cungkup tidak memperlihatkan adanya nisan kubur, sebagaimana biasanya kubur muslim di Indonesia.

Cungkup ini berukuran 570 x 420 cm, dan berdenah empat persegi panjang dengan pilar-pilar pada beberapa bagian cungkup. Bagian pusat (makam ) juga berdenah empat persegi panjang dengan ukuran 327 x 184 cm.

7. British Cementary

Komplek pemakaman Inggris dan Belanda  ini berjarak 640 m di sebelah timur Benteng Marlborough dengan keletakan geo­grafis 03o47’37,1″ LS dan 102o15’12,2″ BT. Komplek makam ini berada di tengah-tengah pemukiman. Pada komplek makam ini terdpat 15 buah makam dengan bentuk makam yang berupa bangun­an monumental.

Pada beberapa bangunan terli­hat lebih dari 1 nisan, umumnya ter­dapat 2 sampai 4 nisan. Berdasarkan pembacaan terhadap nisan-nisan yang terdapat di komplek makam ini diketahui kronologi dari nisan-nisan tersebut berkisar antara tahun 1775 sampai 1940.

Dari pengamatan terhadap kronologi nisan diperkirakan komplek makam ini juga digunakan ketika Belanda menguasai Bengkulu. Hal ini terlihat dari nama dan bahasa yang terdapat pada nisan-nisan tersebut. Pada nisan-nisan yang tertua sampai awal abad XIX yang ter­cantum adalah nama-nama orang Inggris dan keterangan-keterangan lainnya ditulis dalam Bahasa Ing­gris; sedangkan pada nisan-nisan yang lebih muda nama-nama yang tercantum adalah nama-nama orang Belanda dan keterangan-keterangan lainnya ditulis dalam Bahasa Belanda.

8. Monumen Thomas Parr

Monumen Thomas Parr merupakan salah satu objek wisata sejarah di Kota Bengkulu. Letaknya berdekatan dengan Benteng Marlborough, hanya berjarak sekitar 170 m di sebelah tenggara. Monumen berbentuk tugu dengan luas 70 meter persegi dan tinggi 13,5 meter ini dibangun oleh pemerintah Inggris pada tahun1808 untuk memperingati Residen Thomas Parr yang tewas dibunuh oleh rakyat Bengkulu.

Thomas Parr (1805-1807) adalah pengusa Inggris di Bengkulu ke empat puluh sembilan yang terkenal sangat keji dan kejam. Dia diangkat oleh pemerintah Inggris untuk menggantikan Deputy Governor Walter Ewer (1800-1805). Semasa memerintah, Thomas Parr menerapkan sistem tanam paksa untuk membuka perkebunan kopi di Bengkulu. Sudah tidak dapat dihitung lagi berapa banyak korban nyawa yang melayang selama masa tanam paksa tersebut.

Sampai suatu ketika, kebencian rakyat Bengkulu sudah tidak dapat dibendung lagi. Pada suatu malam, tepatnya pada tanggal 23 Desember 1807, rakyat Bengkulu beramai-ramai menyerbu Mount Felix ( Bukit Palik ) rumah peristirahatan Thomas Parr, tentu dengan maksud ingin menghabisi sang Residen itu. Pada malam yang naas itu, sang Residen yang lalim tersebut akhirnya terbunuh dengan cara yang mengenaskan.
Atas peristiwa itu, Pemerintah Inggris tidak ambil diam. Sebagai pemabalasan, tentara Inggris bertindak keji dan membabi buta, menghancurkan dusun-dusun dan membunuh setiap penduduk yang di jumpainya. Bukan hanya itu, hewan ternak pun tidak luput dari amukan tentara Inggris yang kehilangan kendali.

Menurut sebuah sumber, Thomas Parr dimakamkam di daerah tertutup di Fort Marlborough, dengan pertimbangan, untuk menghindari perasaan penduduk lokal, dan juga dikawatirkan akan digali dan dinajiskan (dikutuk) oleh penduduk lokal. Demikian juga dengan makam Charles Murray, sekretarisnya yang telah berusaha menyelamatkan Mr. Parr, dan meninggal pada tanggal 7 Januari 1808.

Bagi pemerintah kolonial Inggris, bagaimana pun juga Thomas Parr tetap dianggap sebagai pahlawan karena jasa dan pengabdiannya. Oleh karena itu, pemerintah Inggris kemudian mendirikan sebuah monumen untuk mengenangnya. Monumen tersebut dibangun diatas tanah yang berlokasi tidak jauh dari pusat ibukota Bengkulu (sekitar 150 kaki) dari Fort Marlborough.

Monumen yang didirikan tanggal 7 Januari 1808 itu, terdapat prasasti (memori) yang berkaitan dengan peristiwa Mount Felix. Orang-orang Inggris menyebut dengan nama Parr Monument, sedangkan kelompok elite pribumi Bengkulu menyebutnya sebagai Taman Raffles (Raffles Park). Penduduk pribumi Bengkulu itu sendiri lebih akrab menyebutnya sebagai kuburan bulek.

9. Fort Marlborough

Objek Wisata Bengkulu Fort marlborough. Setelah lebih kurang 140 tahun Pemerintah Inggris berada di Bengkulu, mereka banyak meninggalkan “warisan” peninggalan bersejarah. Salah satunya adalah Benteng Marlborough. Benteng Marlborough merupakan bangunan kokoh peninggalan Inggris yang dibangun pada 1713 hingga 1719 pada masa kepemimpinan Gubernur Joseph Collet.

Nama benteng ini menggunakan nama seorang bangsawan dan pahlawan Inggris, yaitu John Churchil, Duke of Marlborough I. Benteng ini tergolong terbesar di kawasan Asia.
Peninggalan sejarah ini memiliki daya tarik yang besar karena kelangkaannya.
Benteng ini dulunya merupakan pusat pemerintahan kolonial Inggris yang menguasai Propinsi Bengkulu selama lebih kurang 140 tahun (1685-1825).

Sehingga benteng ini pun masih memiliki bentuk yang sesuai dengan desain asli bangunan abad ke-17. Sungguh merupakan daya tarik yang jarang ditemukan di tempat lain.
Situs kawasan Benteng Marlborough ini berada dalam satu kawasan dengan objek wisata alam pantai, yaitu Pantai Tapak Paderi. Sehingga memberikan perpaduan objek wisata alam dan budaya. Kelengkapan kawasan ini sebagai objek wisata menjadi potensi besar untuk dapat menjadi objek wisata unggulan bagi Kota Bengkulu.

Benteng Marlborough sejak mulai dibangun telah memegang fungsi strategis di bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, pertahanan dan keamanan. Potensi kesejarahan yang demikian merupakan komoditi penelitian yang menarik. Potensi ini memiliki nilai yang besar dalam memperkaya kajian keilmuan.

John Bastin dalam bukunya yang berjudul: The British in West Sumatera (1685-1825) A Selection Documents with An Introduction. Kuala Lumpur: University of Malaya Press, 1965., banyak memberikan informasi tentang kejadian-kejadian di sekitar Benteng Marlborough.
Bahkan yang lebih menarik adalah digunakannya dokumen-dokumen resmi dari pemerintah Inggris yang berpusat di Benteng Malborough, termasuk dokumen yang disebut SFR (Sumatera Factory Record). Karya pustaka ini dapat menjadi sumber informasi yang mampu memberikan daya tarik kepada wisatawan mancanegara maupun nusantara.

Seperti salah satu informasi dari John Bastin yang menarik bahwa Benteng Marlborough pernah ditinggalkan oleh pemerintah Inggris selama hampir lima tahun, yaitu pada 1719-1724. Tentu saja ini menarik untuk diketahui lebih lanjut, tentang siapa yang menguasai Benteng Marlborough selama tahun 1719-1724, dan apa yang sebenarnya terjadi selama lima tahun tersebut.

Informasi tersebut tentu mengandung nilai sejarah yang tinggi dan merupakan sumber keilmuan yang berharga. Sebagai peninggalan sejarah yang penuh potensi keilmuan, Benteng Marlborough telah memiliki segmen pasar tersendiri, yaitu para pelajar dan mahasiswa.

Pada 1712 Yoseph Collet diangkat menjadi Deputi Gubernur, ia meminta izin untuk menggantikan benteng York dan membangun satu benteng baru di atas karang, satu bukit kecil yang menghadap ke laut sekitar 2 Km dari benteng York.
Pada 1714 dimulailah pembangunannya dan selesai pada tahun 1718. Yoseph Colet menyebutnya benteng “Malborough” yang merupakan Duke Of Malborough pertama yang diangkat menjadi pahlawan nasional setelah ia memenangkan sejumlah pertempuran melawan Perancis dan musuh-musuh lainnya.

Pada masa pemerintahan Thomas Stamford Raffles pada 1818-1824 Bengkulu menjadi terkenal. Pada 1825 Inggris yang menguasai Bengkulu melakukan tukar menukar dengan Belanda yang menguasai Malaysia dan Singapura.
Belanda selanjutnya menempati benteng Malborough sampai perang dunia II yang pada akhirnya semua wilayah Sumatera diduduki tentara Jepang sampai Jepang menyerah kalah pada 1945. Setelah kemerdekaan RI tahun 1945 benteng tersebut digunakan oleh TNI dan polisi sampai tahun 1970.

Setelah kemerdekaan RI Bengkulu merupakan salah satu Keresidenan di Provinsi Sumatera Selatan, baru pada tahun 1968 Bengkulu terwujud menjadi Provinsi yang berdiri sendiri dan lepas dari Provinsi Sumatera Selatan.

Apa saja yang ditawarkan kepada pengunjung objek wisata ini?
Para pengunjung dapat melihat kebesaran kekuatan penjajah kolonial di masanya dengan bangunan benteng yang besar dan masih terjaga kelengkapannya ini.

Kemudian menikmati panorama laut dari salah satu sisi benteng yang memang indah di sore hari, untuk penginapan para wisatawan tidak perlu susah-susah lagi, karena terdapat hotel dan penginapan di radius maksimal 1 km dari benteng ini.

10. Pantai Panjang

Objek wisata pantai panjang Merupakan pantai yang membentang sepanjang 7 km dengan potensi pasir putih dan di sepanjang pantai ditumbuhi oleh pohon cemara laut. Pantai yang juga dikenal dengan nama pantai gading cempaka ini terletak kurang lebih 4 km dari pusat kota.

Berbagai aktivitas wisata atau rekreasi pantai yang dapat dilakukan antara lain seperti olah raga air dan pantai, panorama laut, sunset view, rekreasi keluarga dan out bound.

Fasilitas umum antara lain : jogging track, hotel, restaurant, cafe, kios cinderamata, pub dan diskotik.

gimana?? Bengkulu bagus, kan?? A-Yo liburan ke sini 🙂 dijamin puas deh. hehehehe

itu baru kota Bengkulu, lho! Belum kabupaten lainnya. Penasaran?? Langsung datang aja, ya 🙂 ditunggu~

Cr : wisatabengkulu

TAKE OUT WITH FULL CREDITS

Wisata Air Terjun di Indonesia

Air yang tumpah dari ketinggian tebing-tebing batu menjadi pemandangan indah. Di bawahnya, orang berkerumun dan siap bermain pancuran alami atau berenang di kolam yang sejuk. Di berbagai tempat di Indonesia, air terjun selalu menjadi objek wisata alam yang menarik.

Inilah beberapa air terjun yang terkenal karena keunikannya.

Lembah Anai
Terletak di tepi Jalan Raya Padang-Bukittinggi, air terjun ini sebenarnya terletak di kawasan cagar alam Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Di sekitar air terjun terdapat monyet yang berkeliaran. Air terjun dengan ketinggian kurang lebih 60 meter ini punya pemandangan luar biasa. Pada saat liburan, air terjun ini dikunjungi oleh ratusan pengunjung. Foto: Antara/Iggoy el Fitra

Moramo
Keunikan air terjun ini adalah tingkat-tingkatannya. Air terjun Moramo terletak di Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara. Ada yang menghitung tujuh tingkat, ada yang menghitung 10 tingkat. Kurang lebih, air akan jatuh berturutan dari ketinggian 100 meter. Konon, air terjun yang terletak di hutan suaka alam Tanjung Peropa ini juga terkenal akan legenda tempat mandi bidadari. Foto: Antara/Zabur Karuru

Resun
Air terjun Resun terletak di Daik, Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau. Airnya berasal dari sungai-sungai yang mengairi Gunung Daik dan banyak dikunjungi wisatawan lokal saat hari libur. Kawasan Gunung Daik (1165 mdpl) dengan tiga cabang pun sebenarnya bisa menjadi tujuan pendakian. Selain Gunung Daik dan air terjun Resun, ada juga tempat pemandian putri Sultan Mahmud Muhazam Syah, Batu Babi dan Batu Buaya (karena berbentuk mirip seperti babi dan buaya), Batu Belah, pemandian Lubuk Papan dan air terjun Cik Latif. Foto: Antara/Feri

Jembatan Batu
Air terjun Jembatan Batu terletak di Halmahera Utara, Maluku Utara. Sebenarnya air terjun ini tidak terlalu tinggi, hanya sekitar 10 meter. Tetapi yang istimewa adalah — seperti namanya — bebatuannya berbentuk seperti jembatan batu alami. Selain itu, ada air terjun mini lain yang memungkinkan aktivitas panjat tebing seperti foto di atas. Foto: Tempo/Arie Basuki

Taman Nasional Bantimurung
Air terjun setinggi 15 meter dengan lebar 20 meter ini memberikan daerah yang luas bagi pengunjung untuk menikmati curahan air sejuk. Di sekitar air terjun, terdapat cekungan-cekungan sungai yang biasa dimanfaatkan pengunjung sebagai tempat berenang. Selain menikmati keindahan air terjun, pengunjung Taman Nasional Bantimurung, Maros, Sulawesi Selatan, juga bisa mengunjungi Gua Mimpi yang terkenal dengan stalaktit beningnya. Bantimurung juga terkenal sebagai “Kerajaan Kupu-kupu” karena taman ini adalah habitat bagi ribuan kupu-kupu.

Cr : Isyana Artharini via yahoo!travel

TAKE OUT WITH FULL CREDITS

Lima Gunung Api Spektakuler yang Wajib Dikunjungi

Gunung Bromo, Indonesia

Untuk aksi vulkanik dan pemandangan yang menakjubkan, Gunung Bromo di Jawa Timur tidak punya lawan sepadan. Gunung setinggi 2329 m di atas permukaan laut ini selalu mengeluarkan asap belerang dan kadang tertutup kabut lebat. Keindahan yang sangat layak untuk diabadikan.

Gunung Bromo adalah gunung “termuda” dari kompleks gunung api Tengger yang luas dan berumur 820 ribu tahun. Dari Gunung Bromo, pengunjung bisa melihat puncak tertinggi di Jawa, yaitu Gunung Semeru, yang aktif mengeluarkan asap dalam jumlah besar tiap 20 menit.

Gunung Bromo memang relatif mudah dicapai (bisa dengan 45 menit berjalan kaki atau menaiki jip dari desa terdekat, Cemoro Lawang). Tapi kondisinya tidak selalu aman. Dua turis meninggal karena terkena ledakan batu pada 2004.

Gunung Hallasan, Korea Selatan

Gunung Hallasan, puncak tertinggi di Korea (1950 mdpl), termasuk dalam kelompok gunung api Jejudo.

Ada sekitar 4 ribu jenis hewan dan 1800 tumbuhan yang menjadikan Hallasan sebagai habitat mereka. Lihat juga danau kawah Baekrokkdam di puncak. Baekrokkdam atau “Danau Seratus Rusa” yang indah mengilhami cerita rakyat tentang peri-peri yang turun dari langit untuk bermain dengan rusa putih. Banyak turis yang mengunjungi Hallasan pada musim semi untuk melihat mekarnya bunga azalea di pegunungan.

Gunung ini juga cukup mudah didaki. Jalur sepanjang 10 km dapat selesai Anda jalani dalam sehari.

Gunung Aso, Jepang

Kaldera terbesar di dunia ini (lebarnya 24 km) memiliki kuil pemujaannya sendiri. Gunung Aso adalah penanda Jepang yang paling terkenal dan penghasil uang untuk prefektur Kumamoto di Kyushu, Jepang.

Atraksi utama di Gunung Aso adalah danau kawah berwarna biru muda yang beruap di Gunung Nakadake. Kereta gantung akan mengangkut turis menuju puncak gunung api, dan di sana ada kompleks yang penuh dengan kios oleh-oleh serta jajanan. Di pinggir kawah juga ada semacam trotoar yang tertata rapi. Di Aso, Anda juga akan menemukan sekumpulan tempat pemandian air panas.

Gunung Pinatubo, Filipina

Gunung Pinatubo tidak sekadar “pulih” dari bencana ledakan besar pada 1991, tapi kini juga menjadi sumber pemasukan untuk lokasi utama olahraga ekstrem.

Pada 1991, Gunung Pinatubo mengeluarkan ledakan vulkanik terbesar kedua dunia dalam 100 tahun terakhir. Ledakan itu menyebabkan suhu dunia turun 17,27 derajat Celsius dan korban tewas mencapai 800 orang. Kerugian financial ditaksir sekitar $ 250 juta.

Dua dekade kemudian, kota-kota di sekitar Gunung Pinatubo hidup dari sektor pariwisata karena ledakan legendaris tersebut.

Anda bisa melakukan pendakian ekstrem di Angeles City serta paket-paket berkendara di antara aliran lahar Pinatubo, yang bentuknya berupa kolam lumpur raksasa berisi materi vulkanis. Ada juga kegiatan terjun payung dan tur udara seharga $ 55 per orang.

Gunung Fuji, Jepang

Tidak mungkin menulis tentang gunung api utama di Asia tanpa memasukkan Gunung Fuji dalam daftar. Gunung Fuji atau Fuji-san adalah gunung tertinggi di Jepang dan ikon nasional atas keindahan pemandangan dan ketinggiannya (3776 m).

Selain menjadi tempat paling utama untuk berfoto dan memamerkannya ke teman-teman atau keluarga di rumah, Gunung Fuji adalah lokasi olahraga ekstrem bagi pencari adrenalin. Setiap musim panas, sekitar 200 ribu orang mendaki gunung ini. Waktu yang mereka butuhkan antara 4-8 jam. Ada juga “sekolah” dan pusat paragliding di area parkir stasiun Gotemba kelima.

Pengunjung bisa saja tidak beruntung datang ke Gunung Fuji saat berawan. Sebagai gantinya, Anda bisa mengunjungi Hakone yang permai di timur Gunung Fuji, serta Lima Danau Fuji, di utara gunung api.

Cr : yahoo!travel

TAKE OUT WITH FULL CREDITS